Instalasi Linux Ubuntu pada VirtualBox

INSTALASI LINUX UBUNTU PADA VIRTUALBOX



    Ubuntu adalah salah satu sistem operasi berbasis Linux yang dikembangkan oleh Canonical Ltd.. Sistem operasi ini berfungsi untuk mengatur proses dasar seperti menjalankan aplikasi, mengelola file, serta mengontrol perangkat keras seperti keyboard, mouse, dan printer. Ubuntu bersifat open-source dan gratis digunakan, sehingga pengguna tidak perlu membeli lisensi untuk menginstalnya.

    Ubuntu banyak digunakan untuk kebutuhan server, pemrograman, dan pengembangan sistem karena dikenal stabil, ringan, dan fleksibel. Selain itu, Ubuntu memiliki tampilan antarmuka yang cukup user-friendly serta memiliki komunitas global yang besar. Komunitas ini aktif menyediakan dokumentasi, forum diskusi, tutorial, serta dukungan teknis, sehingga pengguna lebih mudah mendapatkan bantuan dan solusi ketika mengalami kendala.



    VirtualBox merupakan software dalam bentuk aplikasi yang memiliki fungsi sebagai alat virtualisasi, yang memungkinkan kita menjalankan mesin virtual yang nantinya akan dijalankan sistem operasi di dalamnya. Dengan VirtualBox, satu komputer fisik dapat menjalankan beberapa sistem operasi sekaligus secara bersamaan tanpa harus menginstalnya langsung pada perangkat utama. Hal ini sangat berguna untuk pembelajaran, pengujian software, simulasi jaringan, maupun eksperimen sistem operasi tanpa risiko merusak sistem utama.

Panduan Instalasi Linux Ubuntu pada Virtualbox

1.  Langkah pertama untuk melakukan instalasi Linux Ubuntu pada aplikasi Virtualbox, yaitu dengan menambahkan Mesin Virtual baru pada Virtualbox, Klik pada tombol New.


2. Setelah klik pada tombol New untuk menambahkan Mesin Virtual, maka akan muncul tampilan untuk melakukan settingan terhadap mesin virtual yang akan kita install, karena disini kita akan melakukan instalasi Linux Ubuntu, pada bagian Virtual Machine Name and Operating System, berikan konfigurasi sebagai berikut :
  • Berikan nama VM nya "Linux Ubuntu"
  • Atur untuk lokasi penyimpanan VM nya 
  • Masukan ISO Linux Ubuntu pada bagian input ISO Image
  • Dan Uncentang pada bagian Proceed with Unanttended installation, agar instalasi berjalan secara manual.


3. Pada bagian Specify virtual hardware, berikan konfigurasi sebagai berikut :
  • Pada bagian Base Memory, ini adalah settingan RAM untuk Mesin Virtual yang akan kita install, Contoh disini kita berikan sebanyak 2 GB (2048 MB)
  • Pada bagian Number of CPUs, kita bisa memberikan jumlah core CPU untuk Mesin Virtual, disini kita bisa berikan 2 Core.

4. Pada bagian Specify Virtual hard disk, berikan konfigurasi sebagai berikut :
  • Atur jumlah penyimpanan hard disk sesuai penggunaan, Contoh kita bisa berikan sebanyak 20 GB. Penyimpanan hard disk virtual bersifat Dynamic, jadi tidak akan langsung memakan sebanyak 20 GB pada penyimpanan komputer fisik.
  • Atur Tipe File hard disknya pada kolom Hard disk File Type and Format, disini kita bisa menggunakan VDI, tipe default dari VirtualBox.

5. Jika seluruh konfigurasi untuk Virtual Machine baru sudah dilakukan, kita bisa klik tombol Finish.


6. Setelah membuat Virtual Machine baru, kita bisa memulai proses instalasinya dengan menjalankan Virtual Machine Linux Ubuntu, klik pada Virtual Machine lalu klik Start.


7. Selanjutnya akan muncul tampilan awal seperti ini. Pada tampilan awal ini kita memilih ”Try or Install Ubuntu” untuk mendownload ubuntu yang kita inginkan. lalu klink Enter untuk ke tahap selanjutnya

8. Setelah Try or Install dan menunggu loading maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini. Kemudian karena disini kita baru melakukan instalasi maka pilih ”Install Ubuntu” dengan cara meng-klik Install Ubuntu

9. Selanjutnya akan tampil pilihan bahasa untuk melakukan instalasi, disini kita bisa memilih English, lalu klik Next.


10. Setelahnya ada tampilan untuk mengatur aksesbilitas Ubuntu, disini kita bisa biarkan default saja, lanjut klik Next.


11. Selanjutnya kita akan memilih keyboard layout yang akan kita gunakan. Disini kita memilih ”English(US)” agar output yang diketik seperti dengan keyboard laptop kita yaitu QWERTY. Lalu klik Continue.


12. Lalu pada bagian Connect to the Internet, kita bisa memilih Do not connect to the internet, untuk tidak menghubungkannya dengan internet terlebih dahulu, supaya tidak terjadi crash selama instalasi karena permasalahan internet, lalu klik Next.



13. Selanjutnya kita bisa memilih Install Ubuntu, untuk melanjutkan proses instalasi, kemudian klik Next.


14. Lalu kita bisa memilih mode instalasi Ubuntu, disini kita bisa memilih yang standar, dengan panduan pada tahapannya, pilih Interactive instalation, lalu klik Next.


15. Selanjutnya kita dapat memilih applikasi apa saja yang bisa di install pada Ubuntu, disini kita bisa memilih default nya, dengan memilih Default selection. lalu klik Next.


16. Pada bagian Install recommended proprietary software, disini kita ditawarkan untuk menginstall beberapa aplikasi tambahan, namun kita bisa fokus terlebih dahulu untuk proses instalasi Ubuntunya, langsung klik Next.


17. Lanjut untuk pilihan cara instalasinya kita bisa memilih dengan menghapus disk yang ada kemudian menginstall ubuntu dengan disk baru, pilih Erase disk and install Ubuntu, lanjut klik Next.


18. Selanjutnya pembuatan akun untuk login Ubuntu, disini kita bisa memasukkan beberapa informasi akun mulai dari, Name, Computer name, Username, dan Password, setelah mengisinya kita bisa klik Next.


19. Selanjutnya kita bisa memilih Timezone, atau zona waktu yang akan digunakan oleh Ubuntu, disini kita bisa memilih Jakarta, Indonesia, Lalu klik Next.


20. Terakhir bagian Review your choices, disini kita bisa melihat beberepa konfigurasi instalasi, yang sudah kita berikan, lanjut proses instalasi dengan klik Install.


21. Selanjutnya akan muncul tampilan seperti berikut dan Tunggulah hingga proses instalasi selesai.


22. . Lalu jika proses instalasi telah selesai maka akan muncul tampilan yang memberitahukan bahwa instalasi telah selesai dan meminta untuk melakukan ”Restart”. Lalu klik ”Restart now” untuk melanjutkan.  


23. Setelah merestart kita bisa login ke dalam Ubuntu menggunakan username yang sebelumnya telah kita buat.


24. Kemudian kita akan diminta untuk memasukkan password dari username tersebut, lalu klik Enter.


25. Setelah masuk kita akan diberikan tampilan selamat datang pada OS Ubuntu, kita bisa klik Next disini.


26. Selanjutnya akan ada tawaran untuk meningkatkan menjadi Ubuntu Pro, disini kita cukup gunakan yang sekarang, pilih Skip for now, lalu klik Next. 


27. Pada bagian Help improve Ubuntu , disini kita diberikan pilihan untuk membagian data sistem kepada pengembang, dengan tujuan meningkatkan performas OS Ubuntu, disini kita bisa pilih No, dont share system data, jika tidak mau, kemudian klik Next.


28. Terakhir pada tampila Get started with more applications, kita bisa langsung klik Finish.


29.  Setelah proses itu semua sekarang OS Linux Ubuntu berhasil diinstall dan akan menampilkan bagian desktopnya. 












































































Komentar

Postingan populer dari blog ini

Instalasi Windows 10 pada VirtualBox

Remastering OS Linux Ubuntu menggunakan Cubic