Konfigurasi Control Panel Share Host

 


Konfigurasi Share Host


Shared hosting adalah layanan hosting dimana sebuah account hosting diletakan bersama-sama beberapa account hosting lain dalam satu server yang sama, dan memakai services bersama-sama. Keuntungan shared hosting adalah harganya yang murah, namun kerugiannya adalah tingkat privasi dan performa yang tidak sebaik Dedicated Hosting.

Alat dan bahan :

-Aplikasi Virtual Box
-ISO Debian 9

1. Pertama-tama lakukan konfigurasi IP static pada etc/network/interfaces, sesuaikan dengan dengan network fisik


2. Buat juga ip static untuk interface 2 


3. Lalu tes jika sudah terkoneksi dengan internet dengan melakukan ping 8.8.8.8 dan ke google.com


4. buat file untuk memasukkan nama dns yang ingin dibuat dengan perintah "touch namadns" dan "ls" untuk mengeceknya


5. Daftarkan nama dns pada file yang tadi dibuat serta masukkan ip domainnya


6. Selanjutnya masukkan repository local pada /etc/sources.list , contohnya repository dari data utama surabarya

7. Lakukan apt update untuk mengupdate repository


8. Install paket yang dibutuhkan yaitu bind9,apache,dan w3m denga perintah apt install bind9 dnsutils apache2 w3m

9. Konfigurasikan dns dengan masuk ke cd /etc/bind 


10, Lalu pada named.conf.local > edit nama domain


11. Copy db.local dan db.127 menjadi nama dns yang kita tentukan


12, pada ip,  Konfigurasi zone aripin.net


13. Konfigurasi zone aripin.net juga pada nano aripin


14. Konfigurasi zone keren.com pada nano keren


15. Konfigurasi zone bgt.ok pada nano bgt


16. Konfigurasi bagian forwarders ganti menjadi 8.8.8.8 pada named.conf.options 


17. Tambahkan IP domain, IP Debian, dan nama domain pada /etc/resolv.conf


18. Restart service bind9 lalu cek statusnya apakah sudah running atau belum

19. Lakukan pengujian dengan mencoba ping masing-masing domain


20. Lakukan juga pengujian dengan nslookup masing-masing domain


21. Lakukan juga pengujian dig pada masing-masing domain

 

22. Setelah itu lakukan konfigurasi pada web server dengan masuk ke direktori apache2 dan masuk ke konfigurasi apache2. 


23. Ubah path default menjadi home 


24. Masuk ke direktori sites-available dan cp file default apache2 menjadi tanda namadns.conf


25. Masuk ke aripin.conf, Hapus pagar depan servername dan isi dengan nama dns dan ganti documentroot menjadi -home-namadns


26. Pada keren.conf, Hapus pagar depan servername dan isi dengan nama dns dan ganti documentroot menjadi -home-namadns


27. Pada bgt.conf Hapus pagar depan servername dan isi dengan nama dns dan ganti documentroot menjadi -home-namadns


28. Setelah melakukan konfigurasi terapkan web server di masing-masing file, disable paket default apache dan aktifkan paket yang dikonfigurasi tadi.


29. Pindah ke direktori home, lalu buat user untuk masing-masing domain


30.  Pindah ke direktori var lalu copy index.html ke user yang tadi dibuat


31. Kembali ke home


32. Lakukan konfigurasi index html dengan mengganti dengan kata-kata bebas seperti pada gambar


33. Restart paket Apache2 lalu cek status nya


34. Lalu install paket w3m dengan perintah apt install w3m


35. Masukkan perintah w3m www.aripin.net


36. Maka akan muncul tampilan hasil konfigurasi tadi


36. Masukkan perintah w3m www.keren.com


37. Maka akan muncul tampilan hasil konfigurasi tadi


38. Masukkan perintah w3m www.bgt.ok


39. Maka akan muncul tampilan hasil konfigurasi tadi


40 Lakukan apt update


41. Dan install iptables-persistent


42. Pilih yes pada IPV4


43. Tambahkan firewall nat


44. Simpan rule ipv4 dengan perintah iptables-save >/etc/iptables/rules.v4


45. Untuk melihat hasil konfigurasi tadi dapat dengan iptables -t nat -L


46. Untuk menjalankan tes pada client, ubah dulu adapter 2 menjadi host-only ethernet adaptor 


47. Ubah IP unuk adaper Host Only


48. Masukkan ip yang satu network dengan enp0s8 untuk host-only serta gateway dan dns nya




49. Tes ping ketiga domain untuk mengetes apakah server dapat terhubung ke domain


50. Terakhir coba search ketiga domain maka akan muncul tampilan apache yang telah kia konfigurasi




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Instalasi Linux Ubuntu pada VirtualBox

Instalasi Windows 10 pada VirtualBox

Remastering OS Linux Ubuntu menggunakan Cubic