Konfigurasi Keamanan Jaringan

Konfigurasi Keamanan Jaringan


Sistem Keamanan Jaringan adalah suatu cara atau suatu sistem yang digunakan untuk memberikan proteksi (perlindungan) dalam jaringan komputer. Dalam jaringan komputer sangat penting dilakukan untuk memonitor akses jaringan dan mencegah penyalahgunaan sumber daya jaringan yang tidak sah.

Software yang dibutuhkan untuk konfigurasi kemanan jaringan ini yaitu:
- VM Mikrotik
- Debian 9
- Kali Linux

Konfigurasi Router Mikrotik

1. Pertama-tama tambahkan IP address secara static menggunakan IP address yang satu network dengan Internet Komputer fisik (client) untuk interface ether1 yaitu 172.16.0.120/24 dan untuk interface ether2 dengan IP address bebas yaitu 20.20.20.1/24 ,tambahkan juga IP DNS 8.8.8.8 agar dapat terhubung ke internet, tambahkan juga firewall nat supaya internet dapat terbagikan ke perangkat lain


2. Tambahkan gateway yang ke arah switch supaya dapat terhubung router ke switch disini saya menggunakan gateway 172.16.0.1


Konfigurasi Server Debian

1. Buat IP address pada server Debian pada enp0s3 dengan IP address 172.16.0.200/24 untuk IP remote dan untuk enp0s8 dengan IP address 20.20.20.2/24 untuk IP address yang mengarah ke Switch


2. Test Ping ke 8.8.8.8 dan ke google.com untuk mengecek jika Server Debian telah terhubung ke internet


3. Tambahkan Repository Local pada nano /etc/apt/sources.list disini saya menggunakan repository dari Data Utama Surabaya


4. Lalu lakukan apt update untuk mengupdate repository local yang baru kita tambahkan


5. Setelah itu install net-tools dengan perintah apt-get install net-tools.Net-tools merupakan paket yang di dalamnya terdapat tools jaringan seperti arp, hostaname, ifconfig, netstat, rarp, route, plipconfig, slattach, mii-tool, iptunnel, dan ipmaddr.


6. Install web server apache2 dengan perintah apt-get install apache2 


7. Kemudian install paket FTP dengan perintah apt-get install proftpd


Konfigurasi Client Windows

1. Berikan Ip addresss secara static yang sesuai satu network dengan Router Mikrotik yaitu IP address 20.20.20.3 dan set DNS nya menjadi 8.8.8.8 supaya dapat terhubung ke internet


2. Tes ping ke google.com dan ke 8.8.8.8 untuk mengecek Client Windows jika sudah terhubung ke internet


Konfigurasi Kali Linux

1. Tambahkan Ip address secara static dengan Ip address 20.20.20.4/24 pada interface eth0

\

2. Tes Ping ke 8.8.8.8 dan ke google.com untuk mengecek Kali Linux jika sudah terhubung ke internet


Testing NMAP

NMAP (Network Mapper) merupakan tool open source untuk eksplorasi, information gathering dan scanning sebuah jaringan. NMAP merupakan tool yang sering digunakan dalam hacking dan penetration testing karena kemampuannya mendeteksi secara detail sebuah jaringan. 

1. Scanning port yang terbuka pada suatu jaringan dengan perintah nmap -sP (IP address). Perintah nmap -sP merupakan perintah untuk melakukan pemindaian hanya dengan ping. NMAP akan mencari discovery host yang aktif dan akan mencetak host yang tersedia


2. Scan untuk port TCP yang terhubung dan port yang terbuka akan terdeteksi dengan perintah nmap (IP address) -sT . Perintah nmap -sT dapat digunakan sebagai pengganti ketika nmap -sS tidak dapat digunakan. Scan ketiga IP address MikroTik, Server, dan client windows. NMAP akan mencari port yang terbuka pada suatu sistem. 




3. Scan paket TCP SYN suatu jaringan dengan perintah nmap (IP address) -sS. TCP SYN merupakan protocol TCP yang digunakan untuk membuat koneksi antara dua host. nmap -sS memeriksa ribuan port perdetik yang tidak dihalangi firewall, yang membatasinya. 




4. Scan lagi dengan perintah nmap (IP address) -sF. Perintah nmap -sF mengirim suatu paket ke port tujuan dan sistem tujuan akan mengirim balik suatu RST untuk setiap port yang tertutup. 
Scan ketiga jaringan yaitu MikroTik, Server Debian 9.7 dam Windows client dengan perintah nmap -sF. Pada nmap -sF MikroTik, didapat informasi bahwa port ftp, telnet, http dan cisco-sccp memiliki state open filtered yang berarti firewall, filter, atau penghalan jairngan lainnya memblokir port sehingga NMAP tidak dapat mengetahui port tersebut terbuka atau tertutup. nmap -sF akan melihat state pada suatu sistem 




5. Lakukan scan untuk mengetahui sistem operasi yang digunakan suatu jaringan dengan nmap -O (IP address),  Lakukan nmap -O ke ketiga jaringan yaitu MikroTik, Server Debian 9.7 dan Windows client.
Pada 20.20.20.1 (Mikrotik) terlihat bahwa sistem operasi yang digunakan adalah Linux, Pada 20.20.20.2 (Kali Linux) terlihat bahwa sistem operasi yang digunakan adalah Linux, Pada 20.20.20.3 (Windows) terlihat bahwa sistem operasi yang digunakan adalah Windows.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Instalasi Linux Ubuntu pada VirtualBox

Instalasi Windows 10 pada VirtualBox

Remastering OS Linux Ubuntu menggunakan Cubic